Nasi Basi Bisa Bantu Aglonema Tumbuh Subur, Begini Caranya

Ahad, 15 Agustus 2021

(Foto: kompas.com)

PROPERTYBISNIS - Nasi basi selama ini dianggap sebagai limbah dapur yang tidak memiliki manfaat, sehingga banyak orang memilih untuk membuangnya.

Padahal, nasi basi memiliki manfaat untuk kesehatan dan kesuburan tanaman hias, termasuk aglonema.

Nasi basi mengandung nutrisi yang dibutuhkan aglonema, seperti karbohidrat, protein, mineral, dan sejumlah vitamin yang membantu tanaman hias tumbuh subur.

Dilansir dari kanal YouTube Shanz Berkebun melalui KOMPAS.com, berikut ini manfaat nasi basi untuk aglonema dan cara menggunakannya.

1. Menyediakan unsur hara

Manfaat nasi basi untuk aglonema yang pertama adalah menyediakan kebutuhan unsur hara mikro dan makro bagi tanaman hias tersebut. Dengan begitu, aglonema dapat tumbuh dengan baik dan subur.

2. Mempercepat pertumbuhan

Selain membuat tanaman tumbuh subur, nasi basi juga dapat mempercepat pertumbuhan, sehingga aglonema dapat cepat besar dan beranak-pinak.

3. Membuat aglonema lebih sehat

Nasi basi juga dapat membuat tanaman aglonema tumbuh lebih sehat sekaligus membuatnya tampak lebih segar dan cemerlang.

4. Mengatasi hama

Hama menjadi masalah utama bagi tanaman hias, termasuk aglonema. Keberadaan hama bukan hanya mengancam kesehatan tanaman tapi juga kehidupannya.

Gunakan nasi basi untuk mengatasi dan membasmi hama yang dapat merusak aglonema.

5. Meningkatkan daya tahan tanaman

Pertumbuhan aglonema juga dapat terganggu jika tanaman terserang penyakit. Rutin memberikan nasi basi kepada aglonema, akan meningkatkan daya tahan tanaman dan mengurangi risiko terserang penyakit.

Cara menggunakan nasi basi pada tanaman aglonema

Sebelum menggunakannya untuk tanaman hias aglonema, olah nasi basi menjadi pupuk cair.

Hindari langsung menaburkan nasi basi di media tanam, sebab hal itu justru akan mengundang hama perusak tanaman.

Berikut ini langkah mengaplikasikan nasi basi di tanaman hias aglonema:

1. Masukkan satu centong nasi basi ke dalam toples untuk difermentasi.

2. Setelah nasi itu, tuang satu sendok gula pasir ke dalamnya.

3. Aduk nasi basi dan gula pasir yang ada di dalam toples hingga merata.

4. Tambahkan air secukupnya (sekitar seperempat ukuran toples) untuk mempercepat proses fermentasi, kemudian aduk agar nasi dan gula lebih cepat terurai.

5. Tutup toples lalu didiamkan larutan nasi basi, gula pasir, dan air selama 24 jam. Hal ini bertujuan agar larutan lekas tercampur dan berubah menjadi larutan pupuk cair.

Hindari mendiamkan pupuk cair nasi basi lebih dari 24 jam, karena kandungannya dapat menjadi asam, sehingga tanaman aglonema bisa rusak bahkan mati.

5. Setelah 24 jam, buka toples dan biarkan sebentar. Kemudian saring nasi basi dari pupuk dan pindahkan ke wadah lain.

Pastikan tidak ada nasi basi yang tersisa dalam pupuk cair, karena yang dibutuhkan adalah air dari pupuk cair nasi basi untuk disiramkan ke media tanam aglonema.

6. Siram media tanam aglonema dengan menggunakan air dari pupuk cair nasi basi, namun jangan sampai mengenai batang utamanya.

Lakukan penyiraman secara rutin agar tanaman aglonema tumbuh lebih subur. Pastikan tidak ada nasi basi yang tercecer ke media tanam agar tidak mengundang hama.

Lakukan penyiraman aglonema menggunakan pupuk cair nasi basi sebanyak seminggu sekali atau dua minggu sekali. Akan tetapi, jangan lakukan hal ini saat tanaman mendapatkan pemupukan lainnya. (kompas.com/wan)